Sabtu, 30 Maret 2013

Pengantar Bahasa Rakitan

      Bahasa Rakitan (assembly) termasuk dalam bahasa tingkat rendah dan merupakan bahasa dasar komputer. Bahasa Rakitan berhubungan langsung dengan bahasa mesin. Bahasa mesin adalah sekumpulan kode biner yang merupakan intruksi yang bisa dijalankan oleh komputer, sedangkan bahasa rakitan menggunakan kode mnemonic untuk menggantikan kode biner agar lebih mudah untuk diingat.
      Mnemonic merupakan singkatan perintah, terdapat dua macam yaitu :

1) mnemonic yang digunakan untuk mengendalikan prosesor, contoh instruksi : ADD, MOV.
2) mnemonic yang dipakai untuk mengatur kerja bahasa rakitan, contoh instruksi : ORG, EQU.

      Operan adalah bagian yang letaknya di belakang bagian mnemonic, merupakan pelengkap bagian mnemonic. Contoh instruksi : MOV  AH, 02h

OpCode mnemonic


      Kelebihan Menggunakan Bahasa Rakitan :
  • Dengan bahasa rakitan, dapat digunakan membuat program yang diletakan dalam suatu sistem perangkat keras, baik program untuk mengontrol, menjalankan, ataupun program mematikan sistem perangkat tadi. Perangkat tersebut misalnya AC.
  • Bahasa rakitan banyak digunakan dalam game programming (buat game) karena dalam game programming banyak sekali batasan-batasan yang harus di penuhi supaya game dapat berjalan mulus, seperti batasan memory, kecepatan, pengaturan grafis dan sebagainya karena kode bahasa assembly berkaitan langsung dengan perangkat keras yang digunakan (seperti RAM, VGA dsb).
  • Bahasa rakitan dapat digunakan untuk memahami interaksi antara perangkat keras komputer (hardware), sistem operasi (operating sistem) dan program aplikasi (application programs).
  • Bahasa rakitan dapat membantu bahasa tingkat tinggi yang mengalami keterbatasan fungsi, misalnya Microsoft Visual Basic yang tidak dapat menangani pemrosesan karakter secara effisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, MS-VB harus menggunakan DLL (dynamic link libraries) yang di tulis dalam bahasa rakitan.


1 komentar: